Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan

Singo Ngumpul Bareng Lagi #1

Jumat malam, Anak-anak SINGO ngadain kumpul bareng, meskipun yang datang belum bisa hadir semua. Maklum masih banyak yang sibuk dengan kegiatan dengan masyarakat sekitar, dan ada juga yang menjadi panitia acara, sehingga tidak bisa ikut ngumpul bareng.Ada juga tidak hadir karena tidak ada kendaraan untuk berangkat.

Bahkan, ada salah satu sahabat yang sudah tidak bisa ikut kumpul bareng lagi, entah kapan bisa ketemu dirinya lagi. Posisinya sudah tidak di Jogja lagi. Sudah bekerja di Jakarta di PT. Astra kalau tidak salah, yang letaknya di Jakarta Utara.

Bermula acara ini digagas Yusuf lewat grup WA (whatsapp) SINGO.  Alhamdulilah disepakati dan pada jumat malam (24/10/14) kami kumpul di MATO.

Tempat yang biasa kami kunjungi, untuk sharing antar angkatan atau membicarakan agenda yang akan kami targetkan. Kebetulan tema pertemuan malam ini tidak ada, hanya kumpul bareng dan sekedar mengobati kerinduan. 'Kangen' sudah lama tidak kumpul bareng lagi.

Yusuf, Acan, Amir, Ansor, Udin, Bagus, Aziz dan Dani, inilah yang malam ini hadir. Mudah-mudahan nanti bisa kumpul semua lagi. Amin.
Read more

Selamat Menikah Samsul...

Malam yang dingin, disertai dengan gemercik gerimis membersamai acara ngobrol bareng (ngobar) kami di Matto. Tepat pukul 21.00 kami memulai diskusi, tak lupa secangkir kopi panas dan snack, melengkapi suasana hangat malam itu bersama dengan ‘singo’ (santri rong ewu songo) yang berjumlah sepuluh orang.

Jauh jauh hari sebelum acara pernikahan Samsul Zakaria, kami selaku sahabat dan sekaligus teman satu asrama, satu angkatan dan sekaligus satu pesantren di pondok pesantren mahasiswa universitas islam Indonesia sudah menyusun satu rencana. Mulai dari akomodasi perjalanan, kado, dan bahkan sampai mobil apa? Harganya berapa juga berapa? Semuanya kami perhitungkan matang-matang.

Sehingga ditentukan lah satu orang kena berapa rupiah yang harus dikeluarkan. Setelah sepakat maka kami membahas masalah yang kedua, yaitu kado apa yang pas untuk hadiah pernikahan sahabat kami yang satu ini. Karena semuanya memiliki ide dan bagus, maka kamipun kebingungan. Karena tidak ditemukan kata sepakat, akhirnya kami membuat sebuah undian.

Bagi yang nomer undiannya keluar, maka ia berhak membelikan hadiah tersebut. Tetapi ada dua syarat yang harus ia terima, pertama hadiahnya boleh apapun terserah, apapun itu. Yang kedua teman-teman yang lain tidak boleh tahu hadiah/kado tersebut hingga yang bersangkutan membukanya.

Setelah dikocok, maka keluarlah nomer undian 4, teman kami, Ady Guswadi yang dapat nomer undian tersebut. Akhirnya bahasan untuk hadiah pun selesai. Pindah ke bahasan yang ketiga ialah bahasan kendaraan. Dengan pertimbangan dan beberapa survey yang dilakukan maka ada dua rekomendasi tempat rental yang bisa diambil. Tetapi harus menunggu konfirmasi tujuh hari sebelum keberngkatan.

Tempat yang kami tuju ialah jawa tengah, lebih tepatnya ialah kota Banjarnegara. Kira-kira perjalanan yang kami tempuh dari Jogja dengan rute Candi Borobudur sekitar 4 sampai 5 jam, tapi jika lewat Temanggung bisa lebih lama.  Ketika hari H, kami mengambil rute yang terdekat, tetapi ketika pulang kami menggunakan jalan yang lain.

Perjalanan yang cukup melelahkan dan membosankan, sehingga harus molor dan tida sesuai dengan harapan. Kami tidak sempat untuk menyaksikan akad nikhnya samsul, dan kami tiba sekitar pukul 10.00, sedangkan akad sekitar 30 menit yang lalu.

Selamat ya Sul, semoga menjadi keluarga yang sakinah mawadah wa rahmah.... ini doa kami dari SINGO "santri rong ewu songo". Dan maaf juga, kami tidak bisa memberikan apa-apa buat kalian berdua. Khusus buat Melan, "kami titip sahabat kami ini, tolong dijaga ya mel...."

Read more

Ekspedisi Dieng

(Senin, 23/09/13) Sekitar pukul 17.00 wib, kami 11 orang berangkat dari Yogyakarta menuju Magelang, ‘SINGO’ itulah nama kelas kami. Singo berasal dari sebuah singkatan “santri rong ewu songo” artinya santri dua ribu sembilan. Dalam perjalanan ada insiden, salah satu sepeda motor yang kami bawa mengalami masalah. Tapi karena posisi sudah malam, motor itu dipaksa berjalan untuk mencari tukang tambal ban.

Alhasil, setelah dibongkar ternyata bukan hanya bocor ban yang kami temukan, tetapi ban dalamnya sudah sobek sepanjang 20cm. Mau tak mau kami pun menggantinya dengan yang baru, sebab besoknya akan mengadakan perjalanan yang cukup jauh dan melelahkan. Dieng, itulah the next our destination.

Setelah khatm al-Qur’an untuk orang tua Ahmad Nurdani (Dani) yang sedang melaksanakan ibadah haji. Kami menginap satu malam disana, esok paginya kami berangkat menuju Dieng sekitar pukul 07.30 dari Magelang. Alhamdulilah selama perjalanan tidak ada kendala.

Sepanjang perjalanan sebelum tiba di tempat tujuan, misalnya saja di tugu pandang Dieng, rasa dingin sudah menyambut kami. Sehingga kami pun terpaksa membeli sarung tangan, sal dan penutup kepala untuk mengurangi dingin. Itulah Dieng, meskipun tengah hari tetapi tetap saja dingin. Meskipun demikian, pemandangan indah dari atas pegunungan menjadi obat untuk menangkal rasa dingin tersebut.

Perjalanan yang kami lalui sekitar 3 jam lamanya, pukul 10.30 kami tiba di telaga warna dan foto-foto disana. Sewaktu kami disana ada sepasang kekasih yang sedang melakukan prewed. Ada juga yang lagi ngobrol sama pasangannya dan keluargannya. Setelah menyusuri telaga warna selama 30 menit, kamipun balik lagi.

Kami melanjutkan perjalanan menuju Kawah Sikidang. Tak butuh waktu lama untuk tiba disana hanya sekitar 5 menitan. Disana kami disambut dengan bau blerang yang tidak terlalu tajam, tapi lumayan mengganggu. Butuh sekitar 5 menit untuk berjalan menuju Kawah Sikidang yang mengeluarkan asap dan lumpur yang mendidih.

Ada beberapa turis yang membersamai kami ketika menuju kawah, bahkan ketika kami hendak pulang. Para turis itu hampir semuanya membawa kamera untuk mengabadikan momen mereka disana. Selain menawarkan wisata kawah, anda juga bisa berfose dengan kuda putih dan menungganginya.

Sekitar 15 menit kami disana dan foto-foto bareng, akhirnya kamipun memilih kembali dan melanjutkan perjalanan. Tujuan kami yang selanjutnya ialah Candi Arjuna. Dari papan informasi yang kami baca dari papan informasi, nama Candi Arjuna itu hanya penamaan yang diberikan oleh penduduk saja, adapun nama aslinya tidak diketahui.

Selain Candi Arjuna disana juga terdapat nama yang lain. Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Putradewa dan Candi Sembadra. Jadi totalnya ada 5 candi yang ada disana. Sebetulnya masih banyak tempat yang belum kami kunjungi, tetapi karena waktu dan perjalanan pulang yang cukup jauh sehingga kamipun memilih untuk berekspedisi cukup sampai disitu.

Ada banyak wisata yang ditawarkan di Dieng, tapi hanya 4 tempat yang dapat kami kunjungi. Telaga Warna, Kawah Sikidang, Dieng Plateau Theater, dan Candi Arjuna. Air Terjun, Bimolukar, Waduk Walaslintang, Sikunir, dan lain-lain. Adapun makanan khas yang ditawarkan disana yaitu Mie Ongklok dan Buah Carica.

Anda tertarik??... silakan datang dan kunjungi langsung.
Read more

Ady, Aziz, dan Ucup.. Selamat Ya

Pada tulisan yang sebelumnya, saya menuliskan tentang siapa kami dan saya sempat  mengucakapkan selamat kepada salah satu sahabat kami yang diwisuda (tulisan sebelumnya). Bulan kemarin, tepatnya 31 Agustus 2013, tiga orang sahabat saya telah diwisuda.

Kami berasal dari daerah yang berbeda, kami juga mengambil jurusan yang berbeda pula di kampus. Jumlah kami kini tersisa 12 orang. Inilah tempat kuliah kami, Fakultas Hukum (FH), Fak. Ekonomi (FE), Fak. Ilmu Agama Islam (FIAI), Fak. Teknik informatika (FTI), dan Fak. Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

Kami dipertemukan di tempat yang sangat istimewa. Tempat ini merupakan 'kawah condrodimuko' bagi kami, karena disinilah kami 'digembleng' dan 'dipecut' agar jadi manusia yang sesungguhnya. Untuk lebih jelas siapa saja kami dan kuliah tempat kuliah, ini datanya :

Ahmadi Hasanudin Dardiri (solo) - (FH), Ady Guswady (Lombok, NTB) - (FH), Ahmad Zaini Aziz (Lampung) - (PAI-FIAI), Achmad Nurdany (Magelang) - (Ilmu Ekonomi-FE), Amir Hamzah (Banten) - (PAI-FIAI), M. khorirul Ansor (Tulungagung) - (Informatika-FTI),  Miqdam Musawwa (Yogyakarta) - (Kimia-FMIPA), Syaifulloh Yusuf (Lampung) - (PAI-FIAI), Samsul Zakaria (Lampung) - (Hukum Islam-FIAI), Syahruddin (Lampung) - (Hukum Islam-FIAI), Tubagus Syukron Tamimi (Lampung) - (Hukum Islam-FIAI), Yasser Azka Ulilalbab (Semarang) - (Teknik Industri-FTI).

Kembali kepada topik awal, sahabat saya yang diwisuda bulan kemarin mereka adalah Ahmad Zaini Aziz, Syaifulloh Yusuf, dan Ady Guswady. Kesemuanya memperoleh predikat cumlaude. Bahkan sahabat saya yang satu fakultas dan sekaligus satu kelas, yaitu Ahmad Zaini Aziz memperoleh penghargaan PIN EMAS.

Kepala Rektor Universiatas Islam Indonesia, Prof. Dr. H. Edy Suandi Hamid, M.Ec. memberikan ucapan selamat dan dilanjutkan dengan pemasangan pin sebagai simbolik.

Pin Emas merupakan ajang penghargaan yang diperoleh mahasiswa yang memiliki nilai Indeks Prestasi Kumulatif tertingi. Dua sahabat akrab saya ini merupakan kandidat pin emas. Hanya saja Syaifulloh Yusuf atau saya biasa memanggilnya dengan ‘Ucup’ terpaut tanda koma. IPK keduanya sama-sama diatas 3.90

Oh ya, sebetulnya ada dua sahabat saya juga yang sudah pendadaran atau ujian skripsi. Hanya saja mereka menunda pelaksanaan wisudanya. Bahkan salah satu diantara keduanya sudah melanjutkan ke jenjang pendidikan S2. Siapa kah mereka?? Tunggu saja pada tulisan saya yang selanjutnya.

Selamat ya Cup, Ziz, dan Ady.... Ucup dan Aziz juga sudah melanjutkan ke S2, sedangkan Ady belum. Katanya lagi nunggu waktu yang tepat. Ketika tulisan ini dibuat, mereka bertiga masih menunggu surat pengabdian dari pihak Rektorat UII. Semoga dapat tempat yang nyaman di hati ya…
Read more

Selamat Wisuda Yasser

Saya ingat betul, ketika tahun 2009 silam kami masuk di Universitas. Karena mengikuti tes pesantren yang sama maka kami dipertemukan dan kini menjadi keluarga yang sangat indah. SINGO itulah nama kelas kami. Nama itu merupakan singkatan dari “santri rong ewu songo” yang tanpa sengaja kami ambil ketika ngobrol bareng di grup facebook yang kami buat.

Rasanya baru kemarin kami masuk kampus tercinta ini. Sejatinya, empat tahun sudah kami bersama dan menjadi keluarga baru. Awal ketika masuk kami berjumlah 14 orang, tetapi maenyusut menjadi 13 orang, dan akhirnya menysusut lagi menjadi 12 orang. Kini jumlah kami insya allah akan selamanya berjumlah 12 orang dan sekaligus menjadi keluarga selamnya.

Ahmadi Hasanudin Dardiri (solo), Ady Guswady (Lombok, NTB), Ahmad Zaini Aziz (Lampung), Achmad Nurdany (Magelang), Amir Hamzah (Banten), M. khorirul Ansor (Tulungagung),  Miqdam Musawwa (Yogyakarta), Syaifulloh Yusuf (Lampung), Samsul Zakaria (Lampung), Syahruddin (Lampung), Tubagus Syukron Tamimi (Lampung), Yasser Azka Ulilalbab (Semarang). Inilah nama-nama personil SINGO.

Hari ini, 01 Juni 2013 teman kami yang berasal dari kota Semarang, yaitu Yasser Azka Ulil Albab akan diwisuda. Ia merupakan angkatan kami yang pertama diwisuda  dan menyabet gelar ST (Sarjana Teknik) karena ia mengambil jurusan Teknik Industri di kampus tercinta. Saya yakin ia akan menjadi lulusan terbaik, karena prestasinya tidak bisa diragukan lagi.

Selamat ya Sir….. Insya Allah kami secepatnya nyusul kamu. ini adalah ucapan selamat dari saya dan sekaligus ungkapan doa agar lebih fokus dan lebih giat lagi dalam mengerjakan tugas akhir ini.

Read more

Menang Tipis, Angkatan 2009 Juara

Meski sudah dibilang angkatan tua, 2009 tidak mau kalah dalam pertandingan futsal antar angkatan  (12/05) di Ponpes UII. Dari lanjutan perlombaan Class Meeting kemarin, angkatan 2009 tetap tampil ngotot dan berjuang keras untuk menjadi juara. Akhirnya semua itu terbukti. Dengan skor tipis yaitu 1 – 0 sudah cukup bagi angkatan 2009 untuk menyingkirkan lawan dan akhirnya resmi menjadi juara 1.

Tampil dengan skuad terbaiknya angkatan 2009 beberapa kali mengancam pertahanan angatan 2010. Hanya saja arah bola masih menghantam tiang dan tipis di atas mistar gawang. Beberapa peluang itu diciptakan dari permainan apik angkatan 2009.

Kali ini kombinasi yang dipasang angkatan 2009 cukup berbeda. Memasang saudara Syaifulloh Yusuf sebagai striker dan pemain sayap saudara Udin Paul dan Samsul Zakaria. Sedangkan dilini belakang atau bek yaitu masih sama, saudara Ady Guswady dan Ahmad Zaini Aziz. Alhasil lumayan efektif dan mampu mengimbangi gempuran angkatan 2010.

Dari kubu lawan (angkatan 2010) rupanya tidak menurunkan skuad pemain terbaiknya. Sehingga Habib Zen dan Fadhal Fazri kewalahan dalam menyuplai bola ke depan. Beberpa kali mengancam pertahanan 2009, tetapi masih bisa digagalkan oleh para pemain 2009. Walaupun demikian kedua tim bermain cukup baik.

Jalannya Pertandingan
Dengan diwasiti oleh saudara Latif angkatan 2011. Baru beberapa menit pertandingan berjalan, bola mengenai tangan pemain angkatan 2009. Seketika itu lawan berteriak “final sit...” dengan berjalan ke arah kejadian, lalu wasit meniup peluit dan mengatakan "final". Sontak angkatan 2009 tidak terima keputusan itu. “lho final dari mana..?? orang jauh gitu kok.. terus orang gak ada keeper-nya juga...” papar angkatan 2009.  Masalah itu akhirnya bisa selesai. Tak ada final, tetapi hanya sebagai pelanggaran.

Pemain belakang 2009 berjibaku dan harus rela jatuh di atas tanah yang bercampur dengan batu-batu krikil. Pertahanan belakang yang dijaga Aziz  dan Ady cukup rawan, tetapi dengan disiplin yang baik serangan 2010 dapat mereka patahkan. Sehingga lawan tidak banyak menciptakan peluang dan membahayakan lini belakang.

Dalam pertandingan sore ini, kedau kubu bermain cukup ngotot. Beberapa peluang lebih banyak diciptakan oleh angkatan 2009. Tendangan jarak jauh saudara Samsul Zakaria masih mengenai tiang gawang. Tak mau kalah, tendangan saudara Syaifulloh Yusuf tipis berada di atas mistar gawang. Permainan dibabak pertama harus berakhir dengan skor kacamata.

Setelah babak pertama selesai saudara Amir Hamzah langsung masuk untuk menggantikan saudara Ady Guswady yang cedera. Pada babak kedua angkatan 2009 tidak mengendurkan serangan. Akhinya kebuntuan itu pun terpecahkan melalui gol semata wayangnya Syaifulloh Yusuf. Kedudukan pun kini berubah menjadi 1 – 0. Meski telah unggul, angkatan 2009 tidak lantas bermain dengan formasi bertahan. Serangan demi serangan tetap kami lancarkan.

Menggantikan saudara Ady Guswady peran seorang Amir Hamzah dilini belakang cukup besar. Dengan dibantu beberapa pemain yang agak turun, beban itu menjadi agak ringan. Beberapa  serangan balik dari lawan akhirnya dapat digagalkan. Tak satu pun gol yang mampu lawan ciptakan hingga peluit babak kedua dibunyikan.

Akhinya dengan kemenangan tipis 1 – 0 mampu mengantarkan angkatan 2009 menjadi juara lomba futsal sore tadi dalam perlombaan Class Meeting OSPP UII tahun 2013.

Susunan pemain  angkatan 2009 :
Ady Guswady, Samsul Zakaria, Syaifulloh Yusuf, Ahmad Zaini Aziz, Udin Paul dan AMIR Hamzah (masuk babak kedua menggantikan Ady).

Susunan pemain Angkatan 2010 :
Ahmad Syaroni, Miftahul Ulum, M. Iqbal Zen, Fdhal Fazri, dan Ahmad Said.
Read more

Gilas Angkatan 2011, SINGO Masuk Final

Acara Class Meeting yang diselenggarakan Divisi Olah Raga OSPP (Organisasi Santri Pondok Pesantern) UII Yogyakarta berjalan cukup baik. Perlombaan yang pertama adalah lomba futsal.

Bermain di lapangan berdebu alias depan asrama pondok pesantren tak menciutkan angkatan 2009. Kami (2009) turun pada league kedua, setelah pertandingan angkatan 2010 melawan 2012 (11/05).

Sore itu kami bertanding melawan angkatan 2008, mas Ahmad Muflihin dan Cs. Tetapi karena angkatan 2008 tidak hadir, dan hanya ada beberapa saja maka terpaksa kami dinyatakan juaranya. Dengan kata lain angkatan 2008 di diskualifikasi. Untuk itu kami bertanding melawan angkatan 2011.

Jalannya Pertandingan
Dengan kombinasi pemain yang lumayan apik, angkatan 2009 meladeni permainan 2010. Dengan memasang saudara Udin Paul sebagai striker rupanya tak sia-sia, dua gol dipersembahkannya untuk angkatan 2009. satu gol lagi dipersembahkan oleh saudara Zaini Aziz, yang sering disandingkan dengan Hernadez, striker klub Manchester United.

Gawang 2009 bukan sepi dari teror dan bombardir pihak lawan. Hanya saja, pertahanan yang dilakukan oleh saudara Ady Guswady begitu kokoh. Sehingga tak ayal serangan lawan sering kali kandas. Sedangkan saudara Amir Hamzah bekerja sebagai penyerang sayap, dan menymbang beberapa asis pada pertandingan kala itu.

Pada babak pertama, kami unggul 2 gol tanpa balas. Dengan diwasiti saudara Fadhal Fazri laga babak kedua semakin seru. Alih-alih ingin membalas ketertinggalan, angkatan 2011 malah kebobolan untuk ketiga kalinya. Tendangan saudara Ahmad Zaini Aziz tak mampu dibendung bek lawan, bola pun masuk lewat sela-sela kaki, dan masuk tepat kearah gawang.

Hingga peluit babak kedua dibunyikan tak ada lagi gol yang tercipta. Angkatan 2009 harus puas dengan kemenangan 3 - 0 atas angkatan 2011 tanpa balas. Dengan kemenagan ini, angkatan 2009 telah di tunggu adik angkatannya di babak final, yaitu oleh angkatan 2010.

Ini modal yang cukup bagus bagi kami, semoga dengan kemenangan ini kami mampu tampil lebih baik lagi di laga final.. dan tentunya diperkuat lagi dengan hadirnya beberapa pemain berkelas kami...” kata Udin Paul. Memang pertandingan tadi sore tanpa diperkuat oleh Syaifulloh Yusuf dan Samsul Zakaria. Dua pemain ini terkenal dengan gocekan dan tendangan mautnya.
Read more
 
SINGO Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template and web hosting